Belut (Monopterus albus) adalah pemakan rakus, tetapi bukan berarti bisa diberi makan sembarangan. Kesalahan jadwal dan dosis pakan menjadi penyebab utama belut tumbuh lambat, kanibal, hingga mati massal. Jadwal pakan yang benar harus menyesuaikan umur, suhu air, dan media pemeliharaan—baik drum, kolam terpal, maupun lumpur.

Frekuensi dan Waktu Pemberian Pakan

Belut aktif mencari makan pada malam hari. Berikan pakan utama sore hingga malam, sekitar pukul 17.00–21.00, saat suhu mulai turun. Pada fase benih (umur 0–1 bulan), frekuensi 3 kali sehari: pagi 07.00, siang 13.00, dan malam 19.00. Setelah umur 2 bulan, cukup 2 kali sehari—pagi dan malam—dengan porsi malam lebih besar (60%) karena nafsu makan meningkat.

Jika suhu air turun di bawah 25°C, kurangi frekuensi menjadi 1 kali sehari. Belut cenderung pasif dan metabolisme melambat, sehingga pakan menumpuk dan membusuk.

Dosis Pakan Berdasarkan Umur dan Bobot

Gunakan patokan 3–5% dari total bobot biomassa per hari. Contoh: 1.000 ekor belut ukuran 10 gram (total 10 kg) membutuhkan 300–500 gram pakan per hari. Rinciannya:

  • Benih (0–1 bulan): 5% bobot biomassa, diberikan dalam bentuk pasta halus.
  • Remaja (2–3 bulan): 4% bobot biomassa, pelet kecil atau cacing cincang.
  • Dewasa (>3 bulan): 3% bobot biomassa, pelet apung atau ikan rucah.

Berikan pakan di wadah pakan tetap agar mudah memantau sisa. Jika pakan habis dalam 2 jam, tambah 10% esoknya. Jika tersisa, kurangi 20%.

Penyesuaian pada Drum, Terpal, dan Lumpur

Drum

Media drum tanpa lumpur membuat pakan cepat tenggelam dan mengotori air. Beri pakan di atas wadah plastik dangkal yang diletakkan di dasar. Ganti air 30–50% setiap 3 hari setelah pemberian pakan malam.

Kolam Terpal

Kolam terpal lebih luas, tetapi arus air minim. Sebar pakan secara merata di 4–6 titik agar tidak terjadi dominasi satu individu. Bersihkan sisa pakan setiap pagi.

Media Lumpur

Di media lumpur, belut mencari makan sendiri. Cukup beri pakan tambahan 2% bobot biomassa setiap 2 hari. Taburkan pakan di permukaan lumpur pada malam hari. Hindari pemberian pelet yang mudah hancur karena akan hilang di lumpur.

Catatan Penting

  • Jangan memberi pakan saat hujan deras atau air keruh—belut stres dan nafsu makan turun.
  • Puasa kan belut 1 hari setiap 7–10 hari untuk membersihkan sistem pencernaan.
  • Konsisten waktu pemberian pakan melatih belut makan tepat waktu dan mengurangi kanibalisme.

Jadwal pakan bukan sekadar rutinitas, melainkan kunci produktivitas budidaya belut. Sesuaikan frekuensi, dosis, dan cara pemberian dengan jenis media yang digunakan. Disiplin waktu dan pengamatan harian akan menekan biaya pakan sekaligus mempercepat panen.